Aliran Energi dalam Rantai Makanan

Aliran Energi dalam Rantai Makanan

Aliran energi dalam rantai makanan di mulai dari produsen utama ke banyak konsumen. Rantai makanan adalah organisasi organisme dalam satu arah yakni; dari produsen ke konsumen tingkat tinggi. Aliran energi pada rantai makanan bisa di gambarkan sebagai berikut:

Produsen => Konsumen Primer => Konsumen Sekunder => Konsumen Tersier

Produsen

Di bagian bawah jaring makanan adalah produsen, yang memiliki kemampuan unik untuk mengubah sinar matahari menjadi unit energi ATP. Autotrof seperti ganggang hijau dan tanaman mengubah sinar matahari menjadi energi dan berfungsi sebagai sumber makanan bagi konsumen primer.

Ciri-ciri Produsen

  • Mereka autotrof dan mewakili tingkat trofik pertama yang dapat mensintesis makanan menggunakan energi cahaya.
  • Mereka menghasilkan makanan untuk semua organisme ekosistem lainnya.
  • Mereka sebagian besar adalah tanaman hijau dan prokariota fotosintesis yang mengubah substrat anorganik menjadi makanan organik melalui proses fotosintesis.
  • Tingkat di mana energi radiasi disimpan oleh proses fotosintesis dalam tanaman hijau disebut produktivitas primer bruto (GPP).

Contoh: tumbuhan dan alga

Konsumen Primer

Konsumen primer adalah organisme yang memakan produsen utama, sehingga menyebabkan aliran energi dan nutrisi dari tingkat produsen ke tingkat konsumen. Salah satu contoh konsumen primer adalah tikus, yang makan buah-buahan, dan biji-bijian.

Ciri-ciri Konsumen Primer

  • Mereka adalah heterotrof yang memperoleh energi dari produsen secara langsung atau tidak
  • Mereka adalah hewan yang memakan langsung tanaman.
  • Mereka adalah konsumen tingkat 1 dan oleh karena itu mereka dikenal sebagai konsumen primer.
  • Konsumen primer menghasilkan tingkat trofik II dalam rantai makanan.

Contoh: hewan herbivora seperti rusa, kambing, sapi dll.

Konsumen Sekunder

Konsumen sekunder adalah organisme yang memakan konsumen primer. Dalam hal ini, konsumen sekunder mungkin ular. Dalam contoh ini, seekor ular yang memakan tikus akan mengalirkan energi dan nutrisi dari tikus (aslinya dari buah-buahan, dan biji-bijian) ke tingkat konsumen sekunder.

Ciri-ciri Konsumen sekunder

  • Ini adalah hewan yang memakan hewan lain.
  • Mereka adalah omnivora dan karnivora.

Contoh: Beruang, serigala, dan ular dll.

Konsumen Tersier

Akhirnya, konsumen tersier adalah pemberhentian terakhir aliran energi dalam rantai makanan. Organisme ini memakan konsumen tingkat sekunder. Dalam contoh ini, konsumen level tersier mungkin adalah elang yang makan ular, dengan demikian aliran energi dari level sekunder berpindah ke level tersier.

Ciri-ciri Konsumen tersier

  • Hewan-hewan ini mendapatkan makanan mereka dari semua konsumen.
  • Mereka adalah karnivora top.

Contoh: singa, harimau, dan elang dll.

Rantai Makanan
Aliran energi dalam rantai makanan

Seluruh contoh diatas menunjukkan bagaimana aliran energi dari matahari dikonversi oleh produsen utama (tanaman) dan bergerak melalui rantai makanan dari tikus ke ular lalu ke elang. Dengan demikian, aliran energi yang dipindahkan dari matahari ke produsen utama, ke konsumen primer, ke konsumen sekunder, dan akhirnya ke konsumen tersier.

Dekomposer / Pengurai

Penting untuk dicatat bahwa, ketika konsumen tersier mati, aliran energi dan nutrisi akan dikembalikan ke ekosistem melalui dekomposisi. Pada tingkat ini, pengurai (seperti cacing dan jamur) akan memecah bahan organik ke tingkat kimia. Bahan kimia dari proses ini akan dikembalikan ke tanah dan akan mendukung pertumbuhan produsen primer untuk memulai proses dari awal lagi.

Ciri-ciri Pengurai

  • Mereka memakan tanaman atau hewan yang mati dan membusuk.
  • Mereka membentuk tingkat trofik akhir dalam rantai makanan.
  • Mereka membusuk yang mati dan membusuk dan membantu mendaur ulang nutrisi.
  • Mereka diklasifikasikan menjadi dua kelas: Pengurai-mikro dan Pengurai makro.

Contoh: Bakteri, Jamur, Protozoa, Cacing tanah, Nematoda, Moluska

Contoh Soal Aliran Energi dalam Rantai Makanan

1. Apa yang dimaksud aliran energi pada sebuah rantai makanan?

  • Jawaban: Aliran energi pada sebuah rantai makanan adalah perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain, dalam bentuk zat makanan dan terjadi saat mahkluk hidup memakan makhluk hidup lain.

2. Jelaskan peran produsen penting dalam sebuah rantai makanan

  • Jawaban: Peran produsen sangat penting pada suatu rantai makanan karena produsen sebagai penghasil makanan untuk konsumen tingkat 1. Bila tidak ada produsen tentu saja rantai makanan bisa terganggu dan konsumen – konsumen tidak dapat bertahan hidup.

3. Adakah hubungan antara rantai makanan dengan aliran energi? Jelaskan!

  • Jawaban: Semua makhluk hidup memerlukan energi untuk melakukan aktivitas hidupnya. Energi tersebut dapat diperolehnya dari makanan. Proses konsumsi makanan dalam ekosistem merupakan proses transfer atau perpindahan energi. Aliran energi dalam ekosistem dapat digambarkan dengan rantai makanan dan jaring makanan.

4. Rantai makanan pada puncaknya disebut konsumen puncak. Apabila konsumen puncak punah, apa yang akan terjadi pada konsumen I dan konsumen II?

  • Jawaban: Jika konsumen puncak tidak ada maka konsumen 1 akan berkurang, karena dimangsa oleh konsumen 2 yang bertambah banyak.  Konsumen 2 akan bertambah banyak karena mendapatkan mangsa dari konsumen ke-2 dan tidak dimangsa oleh konsumen puncak.
Aliran Energi dalam Rantai Makanan
Aliran Energi dalam Rantai Makanan 1

Aliran energi dalam rantai makanan di mulai dari produsen utama ke banyak konsumen. Rantai makanan adalah organisasi organisme dalam satu arah yakni; dari produsen ke konsumen tingkat tinggi. Aliran energi pada rantai makanan bisa di gambarkan sebagai berikut:

Peringkat Editor:
5

Tinggalkan Balasan